"Jakarta for better city"

Mau nyaman…mulai dari sekarang !!!


Mungkin saat ini transportasi publik masih belum sesuai dengan harapan kita. Tapi sanggupkahkah kita membuktikan bahwa kita punya derajat tinggi sebagai penumpang dari sekarang?…. Kadang kita ingin dilayani dengan baik ,tapi kita tak mau peduli untuk melayani. Tidaklah sulit menjadi penumpang yang baik, hanya butuh sedikit kepekaan diri kita. Malu rasanya menjadi warga yang mau nyaman tapi bisanya hanya merampas kenyamanan orang lain.

Biasakan kita membaca petunjuk yang tersedia. Semakin banyak kita mengadaptasi peraturan, menjadikan kita semakin elegan :

  • Membeli tiket di tempat resmi sesuai tarif
  • Antri saat : membeli tiket, menunggu, masuk atau keluar angkutan , serta dari dan menuju halte/stasiun/terminal.
  • Tertib menggunakan fasiltas yang disediakan untuk menunggu, masuk dan keluar menuju angkutan.
  • Prioritaskan tempat duduk untuk orang cacat, ibu hamil, ibu beserta balita dan orang tua, bayangkan jika mereka adalah keluarga kita.
  • Prioritaskan penumpang keluar terlebih dahulu.
  • Jangan memaksakan diri untuk naik angkutan jika berdesakan.
  • Tunggu hingga angkutan berhenti dengan sempurna demi keselamatan.
  • Patuhi larangannya :
    • Dilarang merokok,
    • Dilarang makan-minum di dalam angkutan dan area halte/terminal/stasiun . Makan dan minum hanya di tempat yang disediakan.
    • Dilarang membawa : barang yg berbentuk gas atau yg mudah meledak, senjata api atau senjata tajam, durian atau barang yang berbau menyengat, hewan atau tanaman, barang lebih dari 20 kg atau berdimensi lebih dari 50×50 cm, serta barang terlarang.
    • Dilarang membuang sampah sembarangan
    • Dilarang berdiri di pintu atau mengganggu jalur keluar masuk penumpang
  • Segera laporkan pada petugas yg berwenang jika ada kejadian yang menggangu kenyamanan

    Melihat orang lain seenaknya melakukan pelanggaran, membuat kita berpikiran sempit. Mencontoh, menjadikan kita sejajar dengan kualitas perilaku oknum yang kita tiru. Semakin banyak yang berbudaya demikian, semakin banyak pula fasilitas umum yang tak akan pernah berumur panjang. Jangan rusak nilai diri kita dengan membandingkan nilai orang lain. Berlaku teratur saja belum tentu jadi jaminan mencapai keberhasilan, tapi setidaknya kita sudah berada di jalan menuju kemajuan. Jakarta pasti bisa, jika masyarakatnya sudah mampu memperlakukan layanan publik dengan kepedulian.. Sementara pemerintah tinggal memfasilitasinya. Lengang, selonjoran sampai tujuan…dari peduli kita untuk sebuah slogan kenyamanan. (DPH)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s