"Jakarta for better city"

Pilihlah sekolah yang lurus tak ada batu…


Kualitas sumber daya manusia merupakan faktor penting dalam pembangunan berkelanjutan. Semakin sulitnya proses pendidikan, semakin rendah pula kualitas SDM yang dihasilkan. Makin rendah kualitas SDMnya, makin sulit mengaturnya. Mudah membuat orang pintar , tapi tidak mudah menciptakan orang mengerti dan peduli. Mengerti akan kerbatasan seharusnya menjadi cambuk untuk melepaskan diri dari belenggu keterpurukan. Keterbatasan sekolah negeri bukan alasan untuk meraih kemajuan. Karena kemajuan dipengaruhi bukan dari tingkat pendidikan ,tapi dari kualitas cara kita mengerti, berpikir dan berbuat.

Jakarta sudah belajar mengerti, tahun 2006 tonggak pendidikan ditancapkan. SD – SMP telah digratiskan, SMA tinggal menunggu waktu. Tahun 2008 sistem penerimaan siswa baru untuk siswa SMP dan SMA pun sudah digratiskan. Sistem online mulai diterapkan, tapi tak ada petunjuk taktis tentang bagaimana menggunakan komputer untuk internetan. Buku elektronik gratis yang masih terbatas pun tidak bisa dimanfaatkan. Jelas, orangtua/wali murid yang gaptek dibuat bingung dan mengeluh. Padahal sistem tersebut sangat mempermudah , demokratis, akuntabel dan transparan.

Sistem seperti ini diharapkan dikembangkan secara berkesinambungan. Karena saat ini wacana gratis sering dipelesetkan. Harapan dari pembentukan Komite sekolah untuk pengembangan kualitas sekolah , malah cenderung dijadikan corong bagi pendanaan tanpa kejelasan. Penyediaan sarana penunjang menjadi dalih oknum guru dan penyelenggara untuk menambah penghasilan. Tindakan nyata harus secepatnya dilakukan, untuk menekan membengkaknya biaya pendidikan.

Orang tua murid jangan tinggal diam, harus kritis dan fokus terhadap solusi peningkatan kualitas pendidikan. Sharing keluhan antar orang tua bisa dijadikan media komunikasi alternatif yang effektif dan mudah dijalankan. Dampingi selalu putra-putri anda saat belajar di rumah, jika ada penyelewengan prosesnya di sekolah, kirim SMS keluhan dan pantau penindakannya. Pilih sekolah gratis yang tak ada batu, agar cita-cita tak terhambat. Kita pasti bisa, tunggu apa lagi, SPP, PSB, Bis sekolah gratis, ayo manfaatkan. ….(DPH)

2 responses

  1. di mana mana ada batu. sulit mecari jalan lurus
    butuh perjuangan

    thk
    http://www.satyasembiring.co.cc

    July 21, 2008 at 4:03 PM

  2. http://bse.depdiknas.go.id/

    gratis kok dipersulit, palsuuu… ga bisa didonlot..😀

    salam penganut GPL

    July 22, 2008 at 8:36 PM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s